Walau Ceritanya Selesai Pahit, Parma Dipercaya Bakal Bangkit

Walau Ceritanya Selesai Pahit, Parma Dipercaya Bakal Bangkit

Agen Judi Bola, Parma – Parma kembali alami kebangkrutan serta saat ini mesti mengawali pertandingan dari level amatir. Walau tengah ada di kondisi yang sangat susah, I Gialloblu diakui akan dapat bangkit lagi.

Tidak ada calon yang memiliki baru yang bersedia untuk mengucurkan dana buat Parma sampai, Senin (22/6/2015) siang saat setempat. Oleh karenanya, club anggota tim ‘Magnificent Sevent’ di th. 1990-an Liga Italia itu dengan cara resmi dinyatakan bangkrut.

Tak ada calon yang memiliki yang ingin merelakan duit sebesar 22, 6 juta euro manfaat melunasi utang-utang Parma. Pada awal mulanya, diberitakan bahwa bekas bintang baseball Mike Piazza serta entrepreneur Giuseppe Corrado, yang dilaporkan tertarik untuk beli Parma.

Juga sebagai club sebagai penghuni basic klassemen Serie A musim lantas, Parma tidak bakal mengawali pertandingan dari Serie B musim depan. Tim yang datang dari kota penghasil keju itu mesti berkiprah di Serie D, atau level pertandingan amatir.

Kekecewaan yang mendalam disibakkan oleh pelatih yang mengatasi Parma musim lantas, Roberto Donanoni. Dia hingga menyampaikan bahwa cerita Parma selesai dengan jalan narasi yang tidak di idamkan oleh kebanyakan orang.

” Cerita ini selesai dalam langkah yg tidak di idamkan oleh siapa saja. Ini adalah kekecewaan yang mendalam, hanya itu yang dapat saya katakan sekarang ini, disamping itu masih tetap step awal, ” kata Donadoni di Tuttomercatoweb.

” Kota ini serta beberapa pendukung tidak layak alami peristiwa seperti ini, ” paparnya.

Untuk Parma, narasi kebangkrutan tidaklah yang pertama kalinya. Mereka pernah dimaksud alami kesusahan keuangan bersamaan dengan turunnya usaha dari Parmalat, perusahaan yang memiliki paling utama tim ‘kuning-biru’.

Kesusahan keuangan itu bikin Parma mesti di jual. Tommaso Ghirardi jadi yang memiliki baru sekalian presiden club pada th. 2004. Satu tahun lalu, Parma ganti nama dari Parma AC jadi Parma FC.

Satu dekade berselang, Parma lalu kembali alami kesusahan keuangan. Musim 2014/2015 bisa disebut jadi yang terberat untuk Parma.

Ghirardi jual club ke entrepreneur Albania Rezart Taci pada 19 Desember 2014. Satu bulan lalu kursi presiden dihuni oleh Ermir Kodra.

Seperti sadar dengan keadaan keuangan Parma yang telah banyak utang, Taci jual Parma kurang dua bln. lalu. Dia jual Parma dengan harga satu euro. Giampietro Manenti sebagai pembelinya.

Mulai sejak tersebut cerita tragis Parma diawali. Dari mulai tidak dapat membayar laundry pakaian pemain, tidak dapat membayar petugas keamanan stadion untuk mengadakan pertandingan, listrik mess pemain diputus, sampai ada pemain yang memutus kontrak dengan cara sepihak.

Meski keadaan Parma sekarang ini telah pada titik nadir, mereka diakui bakal dapat bangkit lagi. Hal semacam itu seperti disibakkan oleh wakil presiden federasi sepakbola Italia (FIGC), Demetrio Albertini.

” Kecerobohan manajemen pada awal mulanya adalah pukulan telak buat kejayaan club yang mewakili kota utama, ” kata Albertini di Football Italia.

” Bagaimanapun juga, saya meyakini bahwa Parma bakal dapat mengobati luka, menyingsingkan lengan pakaian, serta mengawali lagi dari pertama. ”

Baca Juga : Dihubungkan dengan Sterling, Bukti City Club Besar

” Dalam tiga bln. paling akhir, kami telah berusaha keras untuk coba serta lakukan apa yang kami dapat. Kami berusaha untuk dapat mencapai biaya sesaat serta kurangi utang berolahraga dari 80 juta euro jadi 22, 6 juta euro. ”

” Sungguh tidak mujur bahwa dua konsorsium (yang di pimpin oleh Giuseppe Corrado serta Mike Piazza) mesti mundur, lantaran mereka tidak dapat punyai urusan dengan keharusan saat lantas serta hari esok dari Parma, ” tambah bekas pemain tengah AC Milan itu.