Udinese Tengah Jeblok di Kandang, namun Oke Bila Menjamu Milan

Udinese Tengah Jeblok di Kandang, namun Oke Bila Menjamu Milan

Agen Judi Bola, Jakarta – Sesudah start yang gemilang dengan menaklukkan Juventus, Udinese tidak berhasil menang di tiga kompetisi setelah itu. Bisakah AC Milan memakai keadaan itu untuk mencapai poin penuh di Friuli?

Udinese mengambil kemenangan waktu bertamu ke Juventus di minggu pertama Serie A. Hadapi sang juara bertahan yang bermain di depan pedukungnya sendiri, Udinese pulang dengan kelebihan 1-0.

Namun kemudian Udinese menelan tiga kekalahan beruntun : tunduk di tangan Palermo, menyerah oleh Lazio, serta dipermalukan Empoli.

Dari tiga kekalahan itu, dua salah satunya berlangsung di kandang sendiri, Stadion Friuli. Kenyataannya, Udinese tengah melakukan periode jelek di kandang lantaran bila dihitung mulai sejak musim lantas mereka telah lima kali beruntun kalah.

Kemenangan paling akhir Udinese di kandang yaitu pada 25 April 2015. Uniknya, saat itu Udinese unggul 2-1 atas AC Milan.

Tersebut data serta kenyataan Udinese vs Milan, yang bakal bertarung Rabu (23/9/2015) dinihari WIB, seperti diambil dari website resmi Rosoneri :

– Bila dihitung dari musim lantas, Udinese telah menelan lima kekalahan beruntun di kandang : 3 di musim 2014/2015 serta 2 di musim 2015/2016.

– Kali paling akhir Udinese menang di kandang yaitu 25 April 2015. Saat itu Udinese menaklukkan Milan 2-1.

– Termasuk juga di Coppa Italia, Udinese sekurang-kurangnya cetak satu gol di 11 kompetisi kandang paling akhir. Dalam kurun yang sama mereka kebobolan 20 kali.

– Kali paling akhir Udinese mencatatkan clean sheet di kandang yaitu waktu bermain 0-0 dengan Juventus, di Februari 2015.

– Dari lima gol yang bersarang di gawang Udinese musim ini, empat salah satunya terwujud di 30 menit paling akhir kompetisi.

– Milan senantiasa kalah dalam tiga lawatan paling akhir ke Udinese. Rossoneri takluk 1-2 di musim 2014/2015 serta 2012/2013, sendangkan di 2013/2014 kalah dengan 0-1. Pada awal mulanya, tidak pernah Milan menelan tiga kekalahan beruntun dari kunjungan ke Udinese.

– Kemenangan paling akhir Milan di kandang Udinese yaitu pada Februari 2012. Gol Maxi Lopez serta Stephan El Shaarawy bikin Milan membalikkan situasi sesudah Antonio Di Natale lebih dahulu bikin tuan rumah unggul.

– Untuk rekor individu, Mario Balotelli keseluruhan telah bikin empat gol ke gawang Udinese. Pada pertandingan kiprah di periode pertama membela Rossoneri, Balotelli buat dua gol waktu Milan menang 2-1 di San Siro. Dia kembali buat gol di arena Coppa Italia.

– Untuk ke-2 pelatih, duel malam kelak bakal jadi pertemuan ke empat Sinisa Mihajlovic serta Stefano Colantuono. Mihajlovic dalam posisi unggul dengan kedudukan 2-1, dimana dua kemenangan didapat musim lantas waktu melatih Sampdoria (Sampdoria-Atalanta 1-0, Atalanta-Sampdoria 1-2). Sesaat satu kemenangan Colantuono dicapai pada 2013/2014, waktu dia melatih Atalanta serta membawa timnya menang 3-0 atas Sampdoria.

Baca Juga : Misi Juve Mendaki Klassemen Diawali

– Dari sembilan pertemuan dengan Udinese, juga sebagai pelatih Mihajlovic mencapai tiga kemenangan, tiga hasil imbang, serta tiga kali kalah. Tim Mihajlovic bikin 19 gol serta kemasukan 15 kali.

– Sesaat Colantuono telah 10 kali bersua MIlan dengan hasil lima kemenangan serta lima kali kalah.