Inter Versi Milan Seimbang, Jovetic Dapat Jadi Penentu

Inter Versi Milan Seimbang, Jovetic Dapat Jadi Penentu

Agen Judi Bola, Milan – Bekas pelatih AC Milan serta Inter Milan, Alberto Zaccheroni, memperkirakan Derby della Madonnina akhir minggu ini bakal jalan seimbang. Namun dia menilainya Inter dapat mengungguli rival sekotanya itu.

Serie A giornata ketiga akhir minggu ini bakal mempertemukan dua tim kota Milan. Inter bakal menjamu Milan di Derby della Madonnina, Minggu (13/9/2015).

Menyongsong musim 2015/2016, Inter serta Milan keduanya sama lakukan perombakan penting di skuatnya dengan berbelanja besar-besaran. Rossoneri memboyong beberapa nama seperti Carlos Bacca, Luiz Adriano, Alessio Romagnoli, Andrea Bertolacci, dan membawa pulang Mario Balotelli. Sesaat Nerazzurri juga tidak kalah aktif dengan menghadirkan Geoffrey Kondogbia, Miranda, Stevan Jovetic, Adem Ljajic, sampai Ivan Perisic.

Selama ini, Jovetic telah unjuk gigi dengan cetak tiga gol di dua pertandingan yang telah dimainkan Inter. Gol-gol dari penyerang internasional Montenegro itu melindungi start prima La Beneamata di Serie A selama ini.

Mendekati Derby della Madonnina, Zaccheroni menilainya ke-2 tim yang keduanya sama tengah bangun kembali kekuatannya itu ada di level yang sama. Tetapi dia memperkirakan Jovetic mungkin saja pahlawan penentu untuk Inter.

” Saya meyakini ke-2 tim berimbang. Saya pikir ke-2 tim tengah bangung kembali kekuatannya, ” tutur Zaccheroni seperti ditulis Gazzetta World.

” Dengan cara keselulruhan, saya yakin bahwa Inter mempunyai kwalitas lebih dari pada Milan, serta saya meyakini mereka mempunyai scuad yang lebih lengkap, ” lanjut pria yang sempat juga melatih tim nasional Jepang itu.

Baca Juga : Madrid serta Barcelona Juga Siapkan Pertolongan untuk Pengungsi

” Bila dia melindungi performanya, jadi (Stevan) Jovetic mungkin saja pemain penentu. Demikian sebaliknya, untuk Milan, seluruhnya pemain terlihat ada di kaliber yang sama, ” tuturnya memberikan.

Inter sekarang ini menempati posisi ketiga klassemen sesaat dengan enam poin, cuma kalah selisih gol dari Chievo serta Torino. Sesaat Milan yang menghimpun tiga poin dari satu kemenangan serta satu kali kalah ada di urutan ke-12.