‘Gila’-nya Premier League Musim Itu

'Gila'-nya Premier League Musim Itu

Agen Judi Bola, Leicester – Leicester City sharing puncak klassemen dengan Arsenal, Chelsea terlempar jauh di papan bawah serta dekat dengan zona degradasi. Premier League musim 2015/2016 memanglah hilang ingatan!

Tidak ada yang menganggap tentu Leicester dapat ada di puncak klassemen saat musim jalan setengahnya. Walau mesti sharing dengan Arsenal, kalah selisih gol serta duduk posisi ke-2, pencapaian The Foxes itu terbilang luar umum.

Walau sebenarnya pada periode natal th. lantas, Leicester sendiri masih tetap terdampar di basic klassemen serta saat ini telah ada di papan atas.

Disamping itu Chelsea malah berbanding terbalik saat mereka memulai th. dengan gemilang yang ditutup dengan gelar Premier League, saat ini The Blues jadi terpuruk di posisi ke-15 klassemen serta cuma berjarak tiga poin dari zona merah.

Terpuruknya Chelsea telah buat Jose Mourinho kehilangan pekerjaannya, yang saat ini di isi sesaat oleh Guus Hiddink sampai akhir musim.

Sensasi tim-tim kecil tidak hanya punya Leicester, lantaran Watford serta Crystal Palace juga menyemarakkan papan atas Premier League. Watford dengan cara mengagetkan ada di posisi ketujuh klassemen, sesaat Palace di posisi ke enam.

Persaingan di puncak klassemen juga terbilang seru. Cuma empat tim yang dapat ada di posisi pertama sedari awal musim, yaitu Manchester City (12 minggu), Leicester (lima minggu) dan Manchester United serta Arsenal semasing sepekan.

Anomali saat terkadang sebagian tim empat besar tak sama-sama memakai kelengahan rival-rivalnya. Sebut saja waktu Leicester kalah 0-1 dari Liverpool pada pertandingan Boxing Day, Arsenal yang memiliki kesempatan ke puncak klassemen jadi dihantam 0-4 oleh Southampton.

Baca Juga : Sampdoria Siap Tampung Rossi Seandainya Upahnya Dibayar Fiorentina

” Liga itu sangatlah hilang ingatan. Saya pikir tim-tim besar mesti terus ada di level paling tinggi, namun terkadang ini berarti tak ada tim yang ingin jadi juara – tersebut keanehan dari liga itu, ” tutur manajer Leicester, Claudio Ranieri, seperti diambil Soccernet.

” Tak gampang untuk kami namun kami mau berkompetisi dengan seluruhnya tim. Apa yang kami kerjakan adalah suatu keajaiban, ” sambungnya.